SAMPANG, Beritamadura.com – Kualitas Pengerjaan Rabat Beton di Desa Banjar Kecamatan Kedungdung Sampang Diragukan. Pasalnya Program Pembangunan yang diketahui baru selesai dikerjakan itu sudah mengalami kerusakan, yakni terjadi retakan di berbagai titik.

Informasi yang dirangkum Incaran.com, Pembangunan Rabat Beton yang diduga bersumber dari Dana Desa (DD) Banjar Kedungdung tahun 2023 dengan menelan anggaran puluhan juta itu, baru selesai dikerjakan sekitar bulan Juni lalu, namun sekarang kondisinya sudah sangat memprihatinkan, penuh retakan. Kuat dugaan proyek DD tersebut asal dikerjakan, karena hanya baru seumur jagung sudah rusak.

“Pembangunan memang dibutuhkan, tapi kualitas harus tetap diutamakan. Rabat Beton di Banjar ini baru selesai dikerjakan, tapi sudah banyak retakan seperti ini bahkan ada yang hampir putus,” kesal salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya itu.

Pria paruh baya inisial M itu meminta agar Pemerintah Desa setempat segera melakukan perbaikan terhadap sejumlah kerusakan tersebut. Selain itu juga meminta agar dinas terkait yakni DPMD Sampang dapat meningkatkan upaya pengawasan terhadap pembangunan di desa agar terus dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan dan potensi korupsi dalam sebuah pembangunan tersebut.

“Dari awal proyek rabat beton di Desa Banjar ini sudah tidak transparan. Tidak adanya papan pengumuman di lokasi proyek, dan hasilnya sekarang sangat mengecewakan dan jelek,” ungkapnya.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa (PJ Kades) Banjar Kecamatan Kedungdung Sampang Sofyan belum bisa dimintai keterangan, saat dihubungi berkali-kali melalui kontak pribadinya belum direspon hingga sekarang.