SAMPANG || BERITAMADURA – Dalam rangka Innovative Goverment Award (IGA) 2024 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan verifikasi dan validasi terhadap inovasi “Dela Mameles” Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan verifikasi inovasi itu bertempat di Gedung Smart Room Pemkab Sampang, Rabu (12/11/2024). Hadir pada kegiatan, Kepala Pusat Inovasi BSKDN – Kemendagri Afery S Fudail, Analis Kebijakan BSKDN – Kemendagri, Aldo Harjunanto, Kepala Bappeda Litbang Sampang, Kepala Diskominfo Sampang, dan Kepala Dishub Sampang beserta jajarannya.

Plt Kepala Dishub Sampang, Sri Andoyo Sudono melalui Kabid Hubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Hery Budiyanto menyampaikan, inovasi “Dela Mamelas” singkatan dari (Deteksi Lampu Mati Melalui Samson). Inovasi ini berfungsi dalam mengelola Penerangan Jalam Umum (PJU) di Sampang secara maksimal dan efesien.

“Inovasi Dela Mamelas ini banyak fungsi, selain memaksimalkan pengelolaan PJU juga dapat mengefisiensi penggunaan anggaran dan tenaga,” tuturnya.

Dijelaskan, pada inovasi Dela Mamelas PJU akan terkelola dengan maksimal, bahkan jika terjadi trobel atau masalah pada PJU warga tidak harus melapor, sebab aplikasi Samson inovasi Dela Mamelas dilengkapi dengan notif otomatis kepada petugas secara lengkap dengan lokasinya.

Dan juga dengan aplikasi Samson dapat melakukan pendataan PJU secara cermat berguna untuk mengatur konfigurasi PJU sesuai kebutuhan, dan juga manajemen pemeliharaan dan perencanaan lebih efektif.

“Inovasi dibangun untuk mempercepat penanganan PJU dengan memanfaatkan aplikasi berbasis geospasial mulai dari perencanaan, penataan aset, pemeliharaan PJU dengan menggunakan aplikasi Samson,”

Sementara itu, Kepala Pusat Inovasi BSKDN – Kemendagri, Afery S Fudail mengatakan, inovasi Dela Mamelas Dishub Sampang tersebut sangat bagus, karena memberikan kontribusi luar biasa kepada pemerintahan dari aspek efesiensi.

Selain itu juga pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam kepenuhan penerangan jalan, sehingga ketika ada hal kerusakan cepat mendapatkan respon atau cepat ditangani.

“Itu yang paling utama, karena tugas negara ini bagaimana memberikan pelayanan yang cepat dan nyaman kepada masyarakat,” katanya.

Disebutkan, kedatangan ke Sampang dalam rangka verifikasi dan validasi lapangan terhadap prestasi, inovasi Sampang yang masuk dalam 22 terbesar se indonesia dari 415 kabupaten atau kota.

“Kabupaten Sampang masuk salah satu nominasi kabupaten yang terinovatif,” pungkasnya.