BeritaMadura.com, Bangkalan – Pada momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, serahkan bantuan dana hibah pendidikan dan insentif guru ngaji.
Bantuan diberikan secara simbolis. Ada tujuh lembaga menerima hibah Rp10 juta. Adapun lembaga yang mendapatkan bantuan harus berbadan hukum, seperti mushola, masjid, madrasah, dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya.
Kegiatan itu berlangsung di halaman Pemkab Bangkalan, Rabu (22/10/2025). Hadir pada acara tersebut Tokoh, Kiai, Santri, pejabat dan undangan lainnya.
Kepala Bagian Kesra Pemkab Bangkalan, Komari menyampaikan, hibah lembaga masuk melalui SIPD sejak bulan Februari. Tahun ini, sekitar 27 lembaga akan menerima hibah.
“Selain itu, Pemkab memberikan honor bagi guru ngaji, lebih dari 4.000 guru ngaji, serta bantuan untuk mushola, masjid, dan ormas berbadan hukum. Penyerahan yang kita lakukan hari ini bersifat simbolis, tapi semua bantuan sudah dibagi secara bertahap,” katanya.
Sementara, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan apresiasi kepada guru ngaji dan lembaga keagamaan yang telah mendidik generasi Qur’ani. Semoga dengan bantuan ini dapat memotivasi semua pihak untuk terus mengabdi dan menebar kebaikan di masyarakat
“Penyerahan hibah di momentum HSN ini adalah bentuk nyata dukungan Pemkab kepada guru ngaji dan lembaga keagamaan,” ucapnya.
Ditambahkan, hibah yang diberikan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperkuat pendidikan keagamaan, mendukung keberlangsungan lembaga berbadan hukum, dan meningkatkan kesejahteraan guru ngaji.
“Dengan dukungan ini, saya berharap lembaga pendidikan keagamaan di Bangkalan semakin maju, para guru ngaji tetap termotivasi, dan para santri mampu menjadi teladan dalam ilmu, iman, dan akhlak mulia,” pungkasnya. (Ab/*)

Tinggalkan Balasan