SAMPANG || BERITAMADURA – Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Penyerangan, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang kondisinya memperihatinkan. Pasalnya, beberapa tahun terakhir gedung tersebut tidak ada perbaikan.
Kepala Sekolah SDN 3 Desa Panyerangan, Hoiri mengatakan bahwa gedung sekolah sudah tidak layak ditempati. Sebab hampir semua ruangan sudah rusak parah dan tidak ada perbaikan.
Meski gedung tak layak pakai, tetap dipaksakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dan itu tidak efektif, sebab ada rasa takut dan khawatir pada proses KBM berlangsung, apalagi pada saat kondisi hujan dan angin.
“Untuk gedung kelas VI rusak parah, jadi untuk KBM menggunakan gedung perpustakaan. Dan kami tidak bisa berbuat apa-apa,” tuturnya, Rabu (25/12/2024)
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfudz berjanji akan mendata semua sekolah, termasuk SDN 3 Panyerangan, Kecamatan Pangarengan yang kondisi gedung membutuhkan perhatian perbaikan.
“Nanti kami bisa mendorong dinas terkait untuk memberikan berkas-berkas sekolah di Sampang, mana saja yang butuh perbaikan,” katanya.
Menurut Mahfudz, jika gedung sekolah tersebut rusak itu menyangkut nyawa siswa, dan kondisi itu tidak boleh dibiarkan karena resikonya adalah nyawa.
“Nanti kami akan melakukan identifikasi sehingga pemerintah bisa memprioritaskan sekolah tersebut,” imbuhnya.
Saat ini pihaknya masih belum bisa Melakukan inspeksi mendadak (sidak). Alasannya, karena komisi IV DPRD Sampang untuk bulan ini masih memiliki agenda yang padat. Apalagi sudah menjelang libur natal dan tahun Baru (Nataru)
“Nanti kami agendakan, insyaallah bulan Januari dana alokasi khusus (DAK) masuk,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan