SAMPANG || BERITAMADURA – Puluhan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Madura ditutup. Pasalnya, lembaga tersebut tidak tartib administrasi dan tidak memenuhi persyaratan akreditasi.
Kepala Bidang PAUD dan PNFI Disdik Sampang, Dewi Trisna mengatakan, jumlah sekolah yang ditutup sekitar 30 lembaga dari total 994 PAUD di Sampang. Penutupan dilakukan karena pihak pengelola sekolah menyatakan tidak sanggup mengurus administrasinya.
“Dari total 994 PAUD di Sampang, sebanyak 704 lembaga sudah terakreditasi dan 260 lainnya sedang berproses, 30 PAUD sudah ditutup,” katanya.
Menurutnya, akreditasi itu penting, namun ada pihak yang menganggapnya akreditasi sebagai momok yang menakutkan, rumit, dan berbiaya tinggi. Padahal seluruh proses akreditasi sudah berbasis digital dan tidak dipungut biaya (gratis).
“Akreditasi bukan untuk mempersulit, melainkan potret kelayakan lembaga dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu,” imbuhnya.
Kendati, jika nanti ada pihak pengelola enggan mengurus akreditasi maka, Disdik Sampang akan bertindak tegas dengan konsekuensi pencairan insentif guru ditangguhkan hingga menonaktifkan lembaga sesuai regulasi Badan Akreditasi Nasional (BAN PDM).
“Sejak 2023 kami sudah persuasif memberikan pemahaman, namun masih ada yang mencari celah. Tahun 2025 ini adalah momentum penuntasan demi masa depan pendidikan anak-anak di Sampang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan