SAMPANG, Beritamadura.com – Khofifah Indar Parawansa calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 hadiri haul akbar Assayyid Alawi yang ke 55 di Pondok Pesantren At-Taroqqi Karongan Sampang, Madura, Selasa (27/10/2024) kemarin.

Khofifah Indra Parawansa menyampaikan, kehadirannya ke haul assayyid yang dihadiri puluhan ribu masyarakat Madura atau luar Madura atas dasar undangan. Sayangnya kami tidak bisa ikut memeriahkan dihari puncak perayaan.

“Kami tidak bisa hadir di malam hari, karena punya janji lebih awal dengan Kiai Karrar, makanya saya dahului hadir ke sini,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, hubungannya dengan keluarga besar Ponpes At-Taroqqi yakni KH Alawi Muhammad sangat dekat, dan itu sudah terjalin sejak lama.

“Ini acara sangat mengandung barokah, tapi saya mohon maaf tidak bisa ikut hadir ditengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Khofifah Indar Parawansa merupakan calon Gubernur Jatim yang berpasangan dengan Emil Dardak sebagai wakil, Khofifah-Emil Dardak mendapatkan nomor urut 02 pada pemilihan gubernur Jatim 2024.

“Kami meminta do’a dan dukungan melalui jaringan beliau keluarga besar PonPes At-Taroqqi dan alumni, santrinya beliau, jamaahnya beliau. Semoga bersama-sama beriringan dengan Khofifah Emil,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menuturkan Kiai Alawi merupakan ulama besar yang harus menjadi referensi bukan hanya dzuriahnya tapi para santri-santrinya di Ponpes At-Taroqqi.

Seperti diketahui, Kiai Alawi Muhammad dikenal banyak orang terutama setelah Tragedi Nipah yang terjadi pada 25 September 1993. Beliau getol membela petani yang terdampak pembangunan Waduk Nipah di Kecamatan Banyuates.

Adapun Kiai Alawi meninggal dunia pada 9 November 2014. Hingga kini namanya tetap harum di wilayah Madura, Jatim, Indonesia, bahkan setiap haulnya dihadiri puluhan ribu jamaah.