SAMPANG || BERITAMADURA – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dikeluhkan nasabah. Pasalnya, Bank BRI potong dana nasabah dengan sepihak.
Diketahui pemotongan uang nasabah oleh BRI dengan sepihak itu dilakukan dini hari, sekitar puku 03.00 WIB (6/1/2025).
Saat dikonfirmasi, Abu salah satu pegawai BRI Sampang membenarkan bahwa, BRI melakukan pemotongan dana nasabah dengan sepihak, dan pemotongan bisa kapan saja dilakukan.
“Bagi nasabah yang punya pinjaman dana di BRI, jika sudah waktu pembayaran dipotong otomatis meski itu di ATM lain yang sama-sama Bank BRI,” tuturnya.
Menurutnya, pemotongan dana nasabah dengan sepihak itu sudah ketentuan dan sistem dari BRI pusat, artinya mau diurus bagaimanapun uang nasabah yang ditilap itu tidak akan bisa kembali.
“Ia dipotong sepihak, dan tanpa konfirmasi ke pemilik ATM memang benar. Ketentuan itu dari BRI pusat,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Aktivis Sampang Busiri mengatakan, pemotongan dana sepihak oleh Bank BRI merukapan bentuk sistem yang sangat bobrok, entah itu BRI pusat maupun BRI di Sampang.
“Punya tanggungan atau tidak yang namanya pemotongan sepihak tetap tindakan tidak benar. Itu sama halnya dengan mencuri. Kalaupun itu sistem dari BRI pusat maka harus dievaluasi,” ujarnya.
Dikatakan, jika demikian sistem yang diterapkan oleh BRI maka nasabah yang ada di Indonesia tidak terjamin keamanannya. Karena pihak BRI dapat mengakses ATM nasabah tanpa Pin atau kunci ATM.
“Bagi kami ini tindakan semenah-menah, dan perlu dievaluasi. Dalam waktu dekat kami akan berkirim surat ke BRI,” tambahnya.
Kendati peristiwa ini harus dapat perhatian dari presiden RI Prabowo Subianto, sebab khawatir sistem itu akan disalahgunakan oleh oknum nantinya.
“Saya harap Pak Presiden RI evaluasi sistem di Bank BRI, ini menyangkut keamanan nasabah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan