SAMPANG || BERITAMADURA – Proyek paving yang ada di halaman sekolah Paud Nusa Indah di Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur disorot. Pasalnya, system dan teknis pengerjaan proyek tersebut samraut.

Aktivis Kabupaten Sampang, Busiri mengatakan, realisasi proyek paving di Desa Banjar Talela itu diduga ada penyimpangan. Namun samrautnya proyek tersebut terkesan ada pembiaran dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang.

“Proyek paving di halaman sekolah Paud Nusa Indah Desa Banjar Talela kami menduga ada penyimpangan, Disdik harus tanggungjawab atas penggunaan anggaran itu,” tuturnya.

Menurut Busiri, realisasi proyek diduga sebagai kepentingan pribadi, dan itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan alokasi anggaran yang semestinya. Dengan begitu Dinas Pendidikan harus tegas menyikapi persoalan tersebut.

“Disdik harus transparan, jangan nutup-nutupi persoalan. Apalagi berdasarkan temuan tim di lapangan tidak terpasang papan nama. Jadi kami menduga ada upaya menyembunyikan aktivitas atau kegiatan tersebut bahwa bersumber dari anggaran negera,” imbuhnya.

Kendati demikian dengan tegas Busiri meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) tidak tinggal diam pada siapapun yang melakukan kejahatan atau tindakan korupsi anggaran Negara.

“Saya berharap kepada APH, siapapun yang bermain soal anggaran sikat, jangan pandang bulu,” tandasnya.

Sementara saat dikonfirmasi terkait realisasi proyek yang diduga menyimpang itu Kepala Disdik Sampang Fadeli dan Sekretarisnya Imbron tidak merespon, padahal dihubungi melalui selulernya berdering.

Sekedar diketahui, Proyek Halaman Sekolah Paud Nusa Indah Desa Banjar Talela Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang yang memiliki pagu anggaran Rp. 160 Juta, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanaja Daerah (APBD) Tahun 2024.