SAMPANG, BERITA MADURA – Searah, operator Wilayah Kerja Ketapang, menggelar kegiatan sosialisasi terkait rencana operasi pengeboran sumur pengembangan di Lapangan Bukit Tua kepada Pemerintah Kabupaten Sampang serta masyarakat setempat.
Sumur pengembangan tersebut, yang merupakan bagian dari upaya Searah untuk mengoptimalkan cadangan yang tersedia di Lapangan Bukit Tua, dijadwalkan untuk dibor pada September 2026, dengan produksi gas pertama ditargetkan pada tahun ini.
Dalam pelaksanaannya, Searah memastikan seluruh rangkaian operasi pengeboran dilaksanakan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, serta menerapkan standar keselamatan yang ketat guna menjaga keselamatan personel, keamanan operasi, dan kelestarian lingkungan sekitar. Upaya ini mencerminkan komitmen Searah untuk bekerja bersama masyarakat sekaligus mendukung agenda ketahanan energi nasional, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
Presiden Direktur Searah, Yuzaini Md Yusof, menyampaikan, “Pengeboran di Lapangan Bukit Tua merupakan upaya kami untuk mendukung ketahanan energi serta memberikan kontribusi positif bagi daerah dan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah operasi kami. Kami juga senantiasa berkomitmen menjalankan kegiatan ini secara aman dan bertanggung jawab, dengan menjaga komunikasi dan kerja sama yang baik dengan SKK Migas, Pemerintah Kabupaten Sampang, dan masyarakat,” ujarnya.
Searah juga menegaskan bahwa lokasi pengeboran berada di dalam area terbatas dan terlarang (Daerah Terbatas Terlarang/DTT) di sekitar anjungan pengeboran, sehingga tidak memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas nelayan di wilayah sekitar.
Selain aspek operasional, Searah turut menjalankan sejumlah Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) di wilayah Sampang, Madura, sebagai bentuk inisiatif perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
“Pemerintah Kabupaten Sampang menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan pengeboran yang dilakukan Searah di Lapangan Bukit Tua. Kami berharap seluruh tahapan operasi dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sampang,” ujar Achmad Mufid, selaku Wakil Bupati Kabupaten Sampang.
Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menyatakan, kegiatan pengeboran ini merupakan langkah penting dalam mendukung pencapaian target produksi migas nasional di wilayah Jabanusa.
“Dalam kapasitas pengawasan, SKK Migas Perwakilan Jabanusa berkoordinasi dengan KKKS guna mendorong kelancaran operasi sesuai kaidah keteknikan dan standar keselamatan sehingga bisa mendukung ketahanan energi dan berdampak positif kepada masyarakat Kabupaten Sampang,” ungkap Anggono.
Searah berharap dukungan dari pemerintah daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang, TNI/Polri, serta seluruh lapisan masyarakat agar operasi pengeboran ini dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sukses hingga selesai. Searah turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja sama, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi.

Tinggalkan Balasan