SAMPANG || BERITAMADURA – Barisan Pemuda Peduli Lingkungan Camplong (BP2LC), Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur warning sejumlah Penjabat (Pj) Kepala Desa di wilayah setempat.

Pasalnya, peringatan tersebut berkaitan dengan minimnya perhatian terhadap isu-isu lingkungan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di tingkat desa.

“Banyak program pembangunan desa yang tidak mempertimbangkan aspek dari kelestarian lingkungan,” kata Ketua BP2LC Sampang, Agung Pratama Denny Lukyto.

Kendati Agung Pratama Denny Lukyto menilai bahwa kepala desa lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompok daripada tanggungjawab terhadap masyarakat dan masa depan lingkungan hidup.

“Jangan jadikan program lingkungan sebagai formalitas belaka. Ini soal keberlangsungan hidup masyarakat dan anak cucu kita nanti,” tegasnya.

Berdasarkan catatan BP2LC, dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan di sejumlah desa di Camplong lebih merusak lingkungan. Dan proyek desa terealisasi tidak jelas arah dan manfaatnya. Hal ini menunjukkan lemahnya komitmen terhadap tata kelola lingkungan yang baik.

Padahal masalah kelestarian lingkungan bukan hanya menyangkut kehidupan saat ini, tetapi juga akan sangat menentukan nasib jangka panjang, terutama bagi generasi mendatang.

“Oleh karena itu, kami BP2LC sangat menaruh harapan besar kepada seluruh Pj Kepala Desa se-Kecamatan Camplong agar aspek lingkungan menjadi atensi utama dan dimasukkan dalam program kerja pemerintah desa,” cetusnya.

BP2LC berkomitmen akan terus mengawal dan mengkritisi kinerja pemerintah desa, terutama dalam hal pembangunan yang berdampak pada lingkungan. Mereka bahkan siap mengambil langkah lebih lanjut apabila terdapat desa yang membiarkan terjadinya kerusakan lingkungan.

“Kami akan serius mengkritisi. Jika diperlukan, kami akan undang langsung para Pj Kepala Desa untuk berdialog bersama para pemuda, bahkan dengan pemerintah daerah, jika ada desa yang sengaja membiarkan kejahatan lingkungan terus terjadi,” pungkasnya.