SAMPANG || BERITAMADURA – Sebanyak 818 orang asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur merantau ke luar Negeri. Faktor utama mereka merantau atau menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu disebabkan karena faktor lapangan pekerjaan.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Perta) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang, Uriantono Triwibowo mengatakan, ratusan PMI tersebut terbilang dari tahun 2023 mencapai 412 orang, tahun 2024 ada 221, dan tahun 2025 ada 185 terhitung sejak Januari hingga Mei.

“Dari tahun 2023-2025 semuanya ada 818 orang, dan yang berangkat dari Januari hingga Mei 2025 ada 185 orang,” tuturnya.

Uriantono Triwibowo menyebutkan, ratusan warga Sampang memilih jadi PMI karena di Sampang sulit mencari lapangan pekerjaan, selain itu karena tuntutan ekonomi.

“Mereka itu dari wilayah berbeda, diantaranya wilayah Camplong, Banyuates, Karangpenang, Sreseh, dan Ketapang,” imbuhnya.

Ditanya Negara mana yang dituju oleh ratusan PMI tersebut, Uriantono menyebutkan, memilih Negara Arab Saudi, Singapura, Turki, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

“Ada yang ke Arab Saudi, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, sekarang yang naik daun itu Negara Turki,” pungkasnya.