SAMPANG || BERITAMADURA – Inspektorat Kabupaten Sampang, Madura beberkan hasil audit Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) tahun 2023. Pasalnya, temuan audit didominasi oleh dua item, yakni honor perangkat dan kegiatan fisik.

“Temuan hasil audit realisasi DD/ADD rata-rata terkait honor perangkat dan fisik,” tutur Kepala Inspektorat Sampang, Ariwibowo, Sabtu (8/2/2025).

Menurutnya, temuan tidak hanya kegiatan fisik dan honor perangkat, tetapi juga ada beberapa kegiatan, seperti tunjangan perangkat. Dengan begitu Inspektorat menginginkan agar kedepan pembayaran honor perangkat dicairkan melalui rekening.

“Terkait kegiatan fisik banyak ditemukan di pengurangan volume, dan banyak pelaksana di lapangan tidak memperhatikan spek dan RAB,” imbuhnya.

“Atas temuan itu banyak desa sudah melakukan pengembalian,” timpalnya.

Kendati begitu, terkait realisasi kegiatan fisik di tahun 2025 diharapkan, RAB desa mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sampang, dengan itu pelaksanaan kegiatan fisik yang bersumber dari Dana Desa tidak bisa dipermainkan.

“Sebenarnya RAB harus mendapatkan rekom dari DPUPR udah dilakukan, namun nyatanya hingga kini tidak semua desa konsultasi dengan DPUPR saat ada pelaksanaan kegiatan fisik,” pungkasnya.