Beritamadura.com, Sampang – Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur beberkan jumlah peristiwa di tahun 2025. Pasalnya, angkanya naik drastis dibandingkan tahun 2024 kemarin

Kasi Operasi Damkar dan Penyelamatan Daerah Sampang, Maftuh Fathurrahman mengatakan, jumlah kasus di tahun 2025 September sudah mencapai 227 kasus. Jumlah tersebut jauh naik dibandingkan tahun 2024, yakni sebanyak 107 kejadian.

“Total peristiwa yang kami tangani banyak, sampai ratusan, ada yang peritwa kebakaran dan ada non kebakaran. Data ini hanya sampai dipertengahan tahun,” katanya.

Maftuh menjelaskan, dari 227 kejadian jumlah kebakaran sebanyak 89 kasus. Angka tersebut didomiansi di Bulan Agustus 30 kejadian dan September 34 kejadian.

Sedangkan kasus Non kebakaran sebanyak 138. Rinciannya, Januari 25, Februari 16, Maret 12, April 17, Mei 18, Juni 11, Juli 10, Agustus 15 dan September 14 kasus.

“Terbanyak di Kecamatan Kota, yaitu 167. Kedua di Kecamatan Ketapang 37 kasus,” imbuhnya.

Untuk menanggulangi kejadian itu, pihak Damkar Sampang terus berupaya melakukan sosialisasi. Mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga ke lembaga pendidikan.

“Kami sudah memohon kepada masyarakat kalau membakar sampah itu ditunggu hingga api benar-benar padam,” pungkasnya.