SAMPANG || BERITAMADURA – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi meresmikan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kolaborasi Ekosistem Masyarakat Indonesia Desa Kotah, Kecamatan Jrengik, di Gedung PKPRI Kecamatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Agus Wahyudi, Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Dandim 0828/Sampang, Wakapolres Sampang, Forkopimcam Jrengik, serta tokoh masyarakat
Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar menyampaikan apresiasinya atas bertambahnya jumlah SPPG di Kabupaten Sampang. Sebab semakin banyak SPPG yang mendapat izin penyelenggaraan program MBG menjadi indikator positif atas kepercayaan pemerintah pusat kepada Sampang.
“SPPG Desa Kotah menyasar tiga desa di Kecamatan Jrengik dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 3.026 orang. Kami berharap pelaksanaannya berjalan baik, memastikan makanan yang disalurkan layak konsumsi, serta distribusinya akurat dan tepat sasaran,” sarannya.
Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutannya menegaskan bahwa MBG merupakan program nasional yang harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Karena keberadaan MBG diharapkan dapat menekan angka stunting di Kabupaten Sampang.
“Sampang membutuhkan sekitar 93 SPPG untuk memenuhi target. Saat ini sudah ada 30 dapur yang berjalan, 45 dapur baru mendapat izin, sehingga masih ada kekurangan yang perlu dipenuhi,” ungkapnya, Selasa (9/9/2025).
Bupati Sampang juga menekankan bahwa program MBG tidak hanya berfungsi untuk pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui keterlibatan para pengusaha lokal dan masyarakat sebagai penyedia bahan pangan.
“Saya berharap program ini dapat berjalan dengan baik, menjaga kualitas makanan, serta benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sampang,” pungkasnya.
Ketua Mitra Yayasan Kolaborasi Ekosistem Masyarakat Indonesia SPPG Desa Kotah, Kecamatan Jrengik, H. Bahrul Ulum mengatakan bahwa penerima manfaat cukup banyak, mulai dari 2.103 siswa, ibu hamil, balita, hingga ibu menyusui, sehingga total keseluruhannya mencapai kurang lebih 3.026 orang.
“Sejak pagi sudah dilakukan pengiriman ke empat titik dengan cepat. Saya sengaja menyiapkan lebih dari standar, biasanya tig mobil, tetapi kami siapkan lima karena mempertimbangkan jarak, terutama untuk wilayah yang letaknya cukup jauh,” ucapnya.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Ketua DPRD Sampang, serta Dandim yang telah berkenan hadir. Kehadiran mereka benar-benar menjadi kejutan sekaligus kebanggaan bagi kami,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan