SAMPANG || BERITAMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur realisasikan proyek Paving di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nusa Indah yang berada di Desa Banjar Talela Kecamatan Camplong Sampang.
Program tersebut diduga gagal perencanaan, pasalnya pada realisasi pengerjaan proyek ada perubahan objek, yakni dari pengerjaan paving separuh anggaran dialihkan pada pengerjaan pagar sekolah.
“Kami nilai proyek paving di sekolah Paud Nusa Indah Desa Banjar Talela Kecamatan Camplong itu gagal perencanaan,” tutur Jihadudin Ansori Ketua LSM Gerakan Masyarakat Sampang (GMS), Kamis (26/12/2024).
Dijelaskan, proyek paving tersebut diduga gagal perencanaan, artinya ketika perencanaan gagal maka konstruksi yang digunakan ada indikasi markup atau penggelembungan anggaran. Sehingga untuk menyelamatkan kerugian uang negara maka dilakukan perubahan objek dari paving ke pagar.
“Perubahan itu harus dapat rekomendasi dari pengawas atau konsultan pengawas, dan juga klausulnya harus jelas. Ini gagal perencanaan atau markup anggaran?,” kata Jihad sembari bertanya-tanya.
Terkait kualitas proyek berdasarkan pantauan dilokasi kegiatan diragukan. Sebab bahan yang dipakai tidak sesuai petunjuk teknis standarisasi bahan jasa konstruksi.
Kemudian diduga ada mal administrasi dalam penyelesaian laporan progres pengerjaan. Sebab proses administrasi dan kondisi pekerjaan di lapangan mengalami keterlambatan.
“Sekarang akhir tahun dan proyek masih proses pengerjaan, artinya jika laporan progres proyek 100 persen hanya untuk mencairkan dana maka jelas ada permainan laporan,” pungkasnya.
Sementara saat dikonfirmasi terkait realisasi proyek yang diduga ada markup anggaran itu, Kabid Pembinaan PAUD dan PNFI Disdik Sampang, Dewi Trisna tidak merespon, padahal dihubungi melalui selulernya berdering.
Sekedar diketahui, proyek paving sekolah Paud Nusa Indah di Desa Banjar Talela Kecamatan Camplong dikerjakan CV. Cipta Sarana Abadi dengan pagu anggaran sebesar Rp. 160 juta. Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanaja Daerah (APBD) Tahun 2024.

Tinggalkan Balasan