SUMENEP, Beritamadura.com – Aparat Satreskrim Polres Sumenep berhasil mengungkap serangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sumenep.
Kasus ini terkuak setelah polisi melakukan pengembangan dari tiga laporan yang masuk dalam rentang waktu akhir Maret hingga awal April 2026. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas akhirnya mengamankan tiga orang terduga pelaku, masing-masing berinisial AA (46) asal Pamekasan, TS (59) warga Batang-Batang, dan ME (44) warga Talango.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumenep, AKP Agus Rusdiyanto, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini berawal dari analisis rekaman CCTV di salah satu lokasi kejadian.
“Dari rekaman tersebut, kami berhasil mengidentifikasi pelaku utama. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan pengembangan hingga dua pelaku lain turut diamankan,” jelasnya, Senin (4/5/2026).
Aksi para pelaku terjadi di beberapa tempat berbeda, termasuk di Kecamatan Gapura dan Talango. Mereka diketahui menyasar kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi kurang aman.
Dalam salah satu kasus, korban diketahui memarkir sepeda motor di tepi jalan dengan kunci masih menempel. Saat kembali, kendaraan tersebut sudah raib. Sementara di kejadian lain, pelaku diduga berkeliling mencari target yang lengah sebelum melancarkan aksinya.
Tak hanya itu, polisi juga mengungkap adanya peran penadah dalam jaringan ini yang membantu memperjualbelikan hasil curian.
Dari tangan para tersangka, petugas mengamankan lima unit sepeda motor berbagai merek, antara lain Yamaha Jupiter, Honda Blade, Supra X, Honda Beat, dan Honda Scoopy. Selain itu, barang bukti berupa rekaman CCTV turut diamankan untuk memperkuat proses penyidikan.
Akibat perbuatan tersebut, para korban dengan inisial H., M., dan H. mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Saat ini, ketiga tersangka telah ditahan di Mapolres Sumenep dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dalam jaringan tersebut.

Tinggalkan Balasan