SAMPANG || BERITAMADURA – Sebanyak 785 ekor sapi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur terjangkit virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Jumlah tersebut tersebar di wilayah Kota Bahari.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan-KP) Sampang, Suyono mengatakan, ratusan sapi yang terjangkit virus PMK tersebut sudah ditangani dan dilakukan pengobatan oleh petugas.
Berdasarkan dari laporan petugas dari 785 ekor sapi yang sakit akibat terjangkit wabah PMK itu ada sekitar 304 ekor sapi dinyatakan sembuh. Hal itu melalui penanganan dan pengobatan dari petugas.
“Sapi yang sekit dan dilaporkan ke kami sudah ditangani dan diobati. Penanganan dor tudor ke rumah warga,” tuturnya.
Menurut Suyono, penanganan wabah PMK tidak ada anggarannya, tetapi kami akan berupaya memberikan pelayanan dan pengobatan kepada para warga yang sapinya terjangkit wabah PMK.
Dan ia berharap agar para peternak sapi dan warga di Sampang jangan panik adanya wabah PMK tersebut. Dengan catatan terus berupaya agar semua sapi di Sampang bebas dari virus tersebut.
“Untuk mengantisipasi wabah PMK kita lakukan penyemprotan desinfektan ke pasar hewan, yang sudah kita lakukan di Pasar Hewan Aeng Sareh, dan Pasar Baruh, ini akan terus berjalan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan