BANGKALAN, Beritamadura.com – Dugaan kelalaian distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali memakan korban. Tumpahan solar di ruas jalan Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menyebabkan serangkaian kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan roda dua hingga roda empat, Minggu (3/5/2026).
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, solar tersebut diduga berasal dari mobil truk pengangkut milik seorang pengepul asal Pamekasan, yang hendak menyuplai BBM ke wilayah Surabaya.
Nahas, muatan solar dilaporkan bocor dan tercecer di sepanjang badan jalan, menciptakan permukaan licin yang membahayakan pengendara.
Akibatnya, sejumlah pengendara motor kehilangan kendali dan terjatuh. Bahkan beberapa kendaraan roda empat dilaporkan nyaris tergelincir saat melintas di lokasi kejadian. Warga sekitar menyebut insiden terjadi secara beruntun dalam waktu singkat.
“Banyak yang jatuh, terutama pengendara motor. Jalannya jadi seperti dilapisi oli, sangat licin,” ujar salah satu warga di lokasi.
Kondisi ini memicu kemarahan masyarakat. Selain membahayakan keselamatan, peristiwa tersebut juga menguatkan dugaan maraknya praktik penimbunan dan distribusi ilegal solar subsidi di wilayah Madura.
Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Bangkalan, untuk segera turun tangan mengusut tuntas sumber tumpahan solar tersebut. Jika benar berasal dari praktik ilegal, pelaku harus diproses hukum tanpa pandang bulu.
“Ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Ini akibat kelalaian serius, bahkan bisa jadi bagian dari jaringan distribusi BBM subsidi ilegal,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Satlantas Polres Bangkalan terkait jumlah korban maupun tindak lanjut penanganan kasus tersebut.
Sementara itu, warga bersama pengguna jalan berupaya membersihkan sisa solar dengan material seadanya guna mencegah kecelakaan susulan.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa praktik penyalahgunaan BBM subsidi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam keselamatan nyawa masyarakat di jalan raya. Aparat diminta tidak tutup mata terhadap aktivitas mencurigakan yang kian meresahkan.

Tinggalkan Balasan