SAMPANG, Beritamadura.com – Dua proyek yang berada di Desa Banyumas, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menjadi atensi inspektorat Sampang. Pasalnya, dua proyek itu menjadi perhatian publik, karena diduga ada kejanggalan.
Inspektur Inspektorat Sampang, Ari Wibowo mengatakan, dua proyek di Desa Banyumas Sampang itu kini masuk atensi khusus sehingga perlu diaudit. Dua proyek yang akan diaudit yakni pembangunan gedung pasar dan taman wisata.
“Ini masuk dalam atensi khusus kami, dan kami akan turun langsung untuk audit program tersebut,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan dua program yang berbeda anggaran realisasinya masuk tahun 2023. Namun, meski begitu ia tetap akan mengaudit, karena jadi perhatian banyak pihak dan tentu ada kejanggalan.
Dua program itu pembangunan gedung pasar dengan 9 kios dan dua kamar mandi, bangunan itu bersumber dari BK Pusat dengan anggaran Rp 300 juta, realisasinya akhir tahun 2023.
Kemudian, pembangunan taman wisata, fasilitasnya tambok nama taman wisata, dan sedikit pagar di pintu masuk. Kegiatan itu bersumber dari DD tahun 2023. Total dananya sekitar Rp 129 juta.
“Kami akan mendalami semua informasi yang berkembang di tengah masyarakat, karena pembangunan di Desa Banyumas bersumber dari anggaran pemerintah sehingga perlu untuk diaudit,” pungkasnya.
Sekedar untuk diketahui, pada tahun 2023 pembangunan yang bersumber dari dana pemerintah di Desa Banyumas tidak hanya gedung pasar dan taman wisata, tetapi juga ada PJU yang bersumber dari Dana Desa tahun 2023. Bahkan anggarannya sampai ratusan juta.
Selain itu juga, ditempat yang sama, yakni area taman dan pasar ada saluran dan pemerataan lapangan, dana itu diketahui bersumber dari DD tahun 2024.

Tinggalkan Balasan